Melinda Firds Program Management Unit Assistant
World Agroforestry (ICRAF)
Jl. CIFOR, Situ Gede, Sindang Barang,
Bogor Barat - Indonesia 16115
Tel: +62 2511 8625415
Fax: +62 2511 8625416
Email: icrafseapub@cgiar.org
Prosiding Seminar Nasional Agroforestri 2013. Agroforestri untuk Pangan dan Lingkungan yang Lebih Baik
Editor
Devy Priambodo Kuswantoro, Tri Sulistyati Widyaningsih, Eva Fauziyah and Rina Rachmawati
Year
2013
Conference Name
Prosiding Seminar Nasional Agroforestri 2013. “Agroforestri untuk Pangan dan Lingkungan yang Lebih Baik”. Malang, 21 Mei 2013
Publisher
Balai Penelitian Teknologi Agroforestry, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, World Agroforestry Centre (ICRAF) - Southeast Asia Regional Program, and Masyarakat Agroforestri Indonesia
Conference Location
Malang, Indonesia
Number of Pages of the book
792
Conference Date
2013-05-21
Call Number
PR0043-15
ISBN
978-602-17616-3-2
Abstract:
Pelaksanaan Seminar Nasional Agroforestri 2013 yang mengangkat tema
“Agroforestri untuk Pangan dan Lingkungan yang Lebih Baik” merupakan buah kerjasama
yang baik antara lembaga riset nasional (Balai Penelitian Teknologi Agroforestry), lembaga
pendidikan (Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya), lembaga riset internasional (World
Agroforestry Centre/ICRAF), dan perkumpulan pemerhati agroforestri (Masyarakat
Agroforestri Indonesia/MAFI). Ini membuktikan bahwa agroforestri sebagai solusi dari
sektor kehutanan-pertanian dan jalan tengah antara kebutuhan pertumbuhan ekonomi dan
pelestarian lingkungan semakin mendapat perhatian dari berbagai pihak.
Mencuatnya isu faktual mengenai kerawanan pangan, kelangkaan energi,
lingkungan, serta masih terdapatnya lahan produktif yang belum dimanfaatkan merupakan
tantangan kita bersama untuk mengatasinya. Bagi masyarakat yang tinggal di sekitar hutan,
terutama yang masih mempunyai nilai-nilai dan kultur tradisional, tantangan ini menjadi
mudah karena sejak jaman dahulu masyarakat telah memanfaatkan hutan sebagai sumber
pangan, obat-obatan, energi, sandang, dan lingkungan meskipun dengan teknologi yang
masih sederhana. Sedangkan bagi praktisi dan pemerhati agroforestri, tuntutan lebih
kepada penyediaan dan penerapan teknologi tepat guna disamping mewujudkan kebijakan
pengelolaan hutan dan lahan yang lebih memperhatikan keseimbangan aspek ekonomi,
sosial, dan ekologi sebagai indikator pengelolaan sumber daya hutan lestari.
Download file(s):Click icon to download/open file.