Melinda Firds Program Management Unit Assistant
World Agroforestry (ICRAF)
Jl. CIFOR, Situ Gede, Sindang Barang,
Bogor Barat - Indonesia 16115
Tel: +62 2511 8625415
Fax: +62 2511 8625416
Email: icrafseapub@cgiar.org
Budi Daya Cengkeh di Kabupaten Bantaeng dan Bulukumba, Sulawesi Selatan
Author
Megawati
Year
2013
Magazine Title
Kiprah Agroforestri 16
Place
Bogor, Indonesia
Volume
6
Issue Number
3
Pages
6-7
Call Number
MA0091-14
Abstract:
Bibit cengkeh yang pertama kali
ditanam para petani di Bantaeng dan
Bulukumba adalah jenis Borong yang
diperkenalkan oleh PT Sulawesi. Jenis
ini memiliki batang pendek dan besar.
Tahun 1972, mulai muncul jenis
Zanzibar, Si Kotok, dan Si Putih yang
diperkenalkan oleh Dinas Pertanian
dan kemudian banyak dikembangkan
masyarakat. Saat itu, jenis bibit tersebut
dijual ke petani dengan kisaran harga
Rp 10.000,00–Rp 15.000,00 per 2.000
biji (satu peti). Menurut informasi yang
diperoleh petani, cengkeh dari Dinas
Pertanian berasal dari Bogor. Jenis
cengkeh lain yang dibawa oleh para
pedagang seperti cengkeh dari Ambon
dan Manado juga sempat tersebar di
Bulukumba, namun kualitasnya tidak
bagus dan justru merusak pertumbuhan
jenis cengkeh lain jika ditanam
berdampingan.
Download file(s):Click icon to download/open file.
File Size
Description
190 KB
Softcopy
GRP 2: Maximizing on-farm productivity of trees and agroforestry systems