Melinda Firds Program Management Unit Assistant
World Agroforestry (ICRAF)
Jl. CIFOR, Situ Gede, Sindang Barang,
Bogor Barat - Indonesia 16115
Tel: +62 2511 8625415
Fax: +62 2511 8625416
Email: icrafseapub@cgiar.org
Mitigasi Perubahan Iklim Agroforestri kopi untuk mempertahankan cadangan karbon lanskap
Author
Kurniatun Hairiah and Subekti Rahayu
Year
2010
Parent Title
Simposium Kopi 2010
Publisher
Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia
City of Publication
Denpasar, Bali
Pages
31
Call Number
PP0302-11
Keywords
Agroforestri kopi, cadangan karbon, hutan alami, time-averaged carbon stock
Abstract:
Tujuan makalah ini untuk mengestimasi: (1) kontribusi agroforestri kopi dalam
mempertahankan cadangan karbon di tingkat lanskap, (2) besarnya time-averaged C stock agroforestri kopi di Indonesia. Estimasi perubahan cadangan karbon di sub-DAS Kali Konto (Malang, Jatim) dilakukan dengan mengukur cadangan karbon di hutan
alami, agroforestri kopi, perkebunan dan tanaman semusim menggunakan metode
RaCSA (Rapid Carbon Stock Appraisal), pada Juni-Desember 2008. Time-averaged C
stock agroforestri kopi multistrata, agroforestri sederhana kopi dan kopi monokultur diestimasi dari pengukuran di Malang, Jember, Lombok Barat, Lampung Barat.<\br>
Alih guna hutan menjadi lahan pertanian di sub-DAS Kali Konto (23810.13 ha)
selama 15 tahun, menyebabkan kehilangan karbon 25924 Mg th-1 atau setara 1.48 Mg
ha-1. Kehilangan karbon tersebut dari hutan alami 1.09 Mg ha-1 th-1, perkebunan 0.25 Mg ha-1 th-1, dan agroforestri berbasis kopi 0.05 Mg ha-1 th-1. Meningkatnya luasan tanaman semusim terjadi perolehan (sequestrasi) karbon hanya 0.03 Mg ha-1 th-1 (3% dari total karbon yang hilang dari hutan), sehingga jumlah perolehan tersebut belum dapat menggantikan kehilangan karbon dari alih guna hutan.<\br>
Pengelolaan lahan yang benar sangat menentukan besarnya cadangan karbon.
Untuk Indonesia, laju pertumbuhan cadangan karbon pada agroforestri multistrata kopi
0.9–1.86 Mg ha-1 th-1 dan agroforestri sederhana (umumnya milik masyarakat) 0.6–0.97 Mg ha-1 th-1 dan 2.8 Mg ha-1 th-1 di kebun percobaan. Sedang pada kopi monokultur hanya 0.5 Mg ha-1 th-1. Dengan demikian time-averaged C stock agroforestri kopi di Indonesia (umur kopi 15 tahun) sekitar 41 Mg ha-1, dan lahan kopi monokultur (12.5 Mg ha-1) sekitar 30 Mg ha-1 lebih rendah.
Download file(s):Click icon to download/open file.
File Size
Description
997 KB
Softcopy
GRP 6: Developing policies and incentives for multifunctional landscapes with trees that provide environmental services